Pulau Maitara dan Tidore dengangunungnya yang begitu sensual
Pulau Maitara dan Tidore dengangunungnya yang begitu sensual

Kota yang satu ini memang memiliki pesona tersendiri. Keramahan masyarakatnya terlihat bahkan di warung kopi di pinggir jalan. Ternate yang terletak di kepulauan Halmahera Utara ini pastinya akan memikat hati untuk kembali dan kembali lagi. Memiliki pesisir laut yang eksotis dengan tingkat kesadaran masyarakatya yang sangat tinggi dalam menjaga kebersihan pantainya.  Jujur baru kali ini saya melihat langsung warga beragam usia berenang dengan nikmatnya di pesisir laut yang terletak di tepi jalan raya. Bahkan ada yang sengaja memarkirkan kendaraannya di tepi jalan dan langsung berenang begitu melihat air laut yang menggoda.

Pagi Hari di pantai falajawa Ternate
Pagi Hari di pantai falajawa Ternate

Di pantai falajawa yang bisa dibilang menjadi salah satu titik keramaian kota sepanjang hari bisa dilihat warga singgah hanya untuk berenang mendinginkan suhu tubuh. Mulai pagi hingga matahari berganti senja. Sampah ? saya akan senang sekali berucap penghargaan yang setinggi tingginya buat masyarakat sini yang memiliki kesadaran menjaga lingkungan. Mereka akan langsung membersihkan sampai yang mengapung di laut dan membawanya ke tempat sampah yang banyak tersebar disekitar kawasan pantai. Tidak seperti di kota-kota besar lainnya.

Dipagi hari banyak ditemukan penjual bubur kacang hijau yang biasanya tak lama sudah ludes dibeli pengunjung sebagai menu sarapan. Di tempat yang sama di malam hari banyak penjual makanan kecil seperti jagung rebus, kacang-kacangan hingga kue-kue basah jajanan pasar. Berjalan menjauh kearah masjid al-munawar ada beberapa penjual makanan kecil di atas motor, Pentolan yang selalu dipenuhi pembeli. kalau di daerah Bandung ini bisa disebut sate gorengan (bakso, tahu, sosis goreng) yang diberi bumbu kacang.  Beberapa signage dan landmark taman menjadi spot untuk selfie yang keren punya ada disini.

Ternate menjadi tempat singgah untuk menuju ke beberapa tempat lain disekitarnya seperti ke Tobelo, Jailolo ataupun ke Tidore. Beberapa pelabuhan kapal melayani rute-rute ke tempat-tempat tadi maupun tujuan lainnya. Tidaklah sulit untuk menemukan tempat makan dengan beragam menu dan rasa, begitu juga tempat penginapan mulai dari yang sekelas wisma hingga kelas bintang, Penginapan yang tidak jauh dari pantai berkisar empat ratu ribu rupiah semalam sudah dilengkapi dengan AC, TV Cable, Internet, Air Panas. Dan pastinya bersih dan nyaman.

Signage Kota ternate dilihat dari sisi laut.
Signage Kota ternate dilihat dari sisi laut.

Satu yang unik di ternate adalah angkotnya yang memutar music disko dengan volume suara keras, seperti sedang di diskotik. Usut punya usut ternyata semakin keras suara dan lampu yang gemerlap akan semakin menarik minat penumpang untuk naik. Untuk ongkos, antara lima ribu rupiah hingga sepuluh ribu rupiah saja bergantung jaranya.

Ternate bisa kapan saja dikunjungi, alias sepanjang tahun. Namun paling enak adalah di musim-musim panas antara bulan mei hingga oktober. Dari Jakarta sudah ada beberapa penerbangan yang langsung menuju Ternate tiap harinya.

Salah satu spot untuk berfoto selfie di Ternate
Salah satu spot untuk berfoto selfie di Ternate

Satu yang diungkapkan oleh seorang warga setempat, “orang disini rupa garang hati kacang”, artinya wajah boleh terlihat seram namum baik hatinya. dan memang itu yang saya rasakan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *